Kebiasaan lebih nyaman saat menggunakan layar
Mengelola paparan digital Anda di tengah rutinitas kerja jarak jauh, belajar online, dan komunikasi sehari-hari.
Menata Sudut Kerja di Rumah
Sejak WFH menjadi hal yang lazim di kota-kota besar, banyak dari kita bekerja dari ruang tamu, kamar tidur, atau bahkan meja makan. Seringkali, penempatan layar laptop tidak diperhatikan dengan baik.
Cobalah untuk memposisikan monitor sedemikian rupa sehingga layar tidak membelakangi jendela terbuka yang terang, untuk menghindari silau (glare). Pastikan jarak layar kira-kira sejauh panjang lengan Anda. Hal kecil ini bisa mengubah nuansa ruang kerja menjadi lebih bersahabat.
Menyelingi Aktivitas Dekat & Jauh
Setelah rapat Zoom yang panjang atau sesi belajar online berjam-jam, wajar jika Anda merasa jenuh. Salah satu kebiasaan sederhana adalah menyelingi aktivitas menatap layar jarak dekat dengan melihat ke arah yang sangat jauh.
Saat Anda sedang menyeduh teh atau kopi, gunakan waktu itu untuk melihat tekstur dinding di ruangan lain atau pohon di seberang jalan, daripada kembali mengecek ponsel.
Hal kecil yang bisa diamati setiap hari
Bukan sebuah tes medis, melainkan pengamatan mandiri (mindfulness) untuk kesejahteraan Anda.
- Apakah tingkat kecerahan layar ponsel Anda beradaptasi dengan pencahayaan ruangan saat berpindah tempat?
- Apakah posisi laptop di kafe membuat Anda harus menunduk terlalu dalam?
- Apakah layar cukup bersih dari noda sidik jari yang mengganggu kejelasan teks?
- Sudahkah Anda mengurangi penggunaan layar saat berada di kasur sebelum mencoba untuk tidur?
- Apakah teks yang Anda baca di web diatur cukup besar agar Anda tidak perlu mencondongkan badan ke depan?
- Seberapa sering Anda berkedip saat sedang sangat fokus pada satu dokumen?